Tempat Wisata di Kota Jogja

Menikmati Tempat Wisata yang ada di Kota Jogja

Wira tour jogja – Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sangat luas terdiri dari empat Kabupaten dan satu Kotamadya yaitu Kabupaten Gunungkidul, Kabupaten Bantul, Kabupaten Kulonprogo, Kabupaten Sleman dan Kota Jogja. DIY juga terkenal akan panorama alam dan lokasi wisatanya yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten dan Kotamadyanya. Kalau sahabat berkunjung ke propinsi ini, jangan lupa mampir kesalah satu tempat wisatanya, sebab terdapat beranekaragam kegiatan yang bisa dilakukan mulai dari belajar edukasi sampai bersantai bareng keluarga.

Daerah Istimewa Yogyakarta terkenal juga akan tempat wisatanya yang tersebar di seluruh wilayah yang ada di propinsi ini. Salah satunya tempat wisata yang ada di kota jogja. Di kawasan jogja terdapat banyak lokasi wisata yang bisa sahabat kunjungi, mulai dari wisata edukasi sampai wisata sejarah ada di kota ini.

Nama Tempat Wisata di Kota Jogja

Disini kita menerangkan tempat wisata di kota jogja yang bisa sahabat kunjungi untuk belajar dan menikmati panorama yang ada, tempat wisata ini antara lain:

  • Kraton Jogja

Gambar 1. Kraton Jogja

Kraton Jogja merupakan istana yang berlokasi di pusat jantung kota jogja dan juga istana resmi Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat yang berlokasi di jantung kota Yogyakarta. Kraton ini dibangun dan didirikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono I pada tahun 1755. Dahulunya sebelum dibangun Kraton, lokasi disini konon merupakan bekas suatu pesanggarahan yang bernama Garjitawati. Pada waktu itu pesanggrahan ini dipakai untuk istirahat iring-iringan jenazah raja-raja Mataram yang bakal dikebumikan di Imogiri. 

Pada tahun 1950 Kraton Jogja secara resmi bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), meskipun bergabung, komplek dalam kraton ini tetap berfungsi sebagai tempat tinggal sultan beserta rumah tangga istananya dan tetap menjalankan tradisi kesultanan hingga saat ini. Kraton ini saat ini juga merupakan salah satu objek wisata favorit yang sering dikunjungi di kota Jogja.

Kraton Jogja yang menjadi salah satu objek wisata yang ada di Jogja dan merupakan pusat kebudayaan yang ada di Jogja dan sekitarnya. Para wisatawan yang datang dan berkunjung di obyek wisata kraton ini,  dapat sekalian belajar dan melihat secara langsung bagaimana budaya Jawa terus hidup serta terus dilestarikan.

  • Alun – Alun Kidul

Gambar 2. Alun-Alun Kidul

Alun-alun Kidul menurut tatanan arsitektur tradisional Jawa dikenal istilah Catur Gatra Tunggal, artinya empat elemen dalam satu kesatuan. Alun-alun ini berada di sebelah selatan Kraton Jogja, tempat ini salah satu obyek wisata malam serta menjadi tempat nongkrong para anak muda yang ingin menghabiskan malam dengan teman maupun sahabat.

Sahabat bisa melihat betapa banyak anak muda yang lalu-lalang memutari alun-lalun selatan dengan menggunakan sepeda yang di hias dan juga dalam bentuk mobil. Sepeda itu merupakan sebuah daya tarik selain itu bisa di sewakan juga. Apabila sahabat wira ingin menaiki sepedanyanya, bisa langsung menyewanya dan tanya-tanya langsung kesana.

  • Beteng Vredeburg

Gambar 3. Beteng Vredebrug

Benteng Vredeburg mempunyai  keterkaitan dengan lahirnya Kasultanan Yogyakarta. Perjanjian Giyanti yang terjadi pada 13 Februari 1755 yang berrhasil menyelesaikan perseteruan antara Susuhunan Pakubuwono III dengan Pangeran Mangkubumi (Sultan Hamengku Buwono I kelak) merupakan hasil politik Belanda yang selalu ingin ikut campur urusan dalam negeri raja-raja Jawa waktu itu.

Saat itu pemerintah Belanda melihat kemajuan yang sangat pesat terjadi pada kraton yang didirikan oleh Sultan Hamengku Buwono I, rasa kekhawatiran pemerintah Belanda mulai muncul, lalu mengusulkan kepada sultan agar diijinkan untuk membangun sebuah benteng di dekat kraton. Benteng ini berada di dekat jalan malioboro, lokasinya juga mudah diakses karena berada di dekat pusat kota.

Pada saat pembangunan pertamanya, Benteng Vredeburg hanya berupa menara yang terbuat dari kayu dan tanah liat yang dibangun atas perintah Sultan Hamengkubuwono I saat itu. Menara ini yang kemudian diambil alih oleh pemerintah Belanda dan dibangun permanen lalu diberi nama Fort Vredeburg. Benteng ini yang dibangun pada tahun 1765 oleh Pemerintah Belanda lalu difungsikan dan digunakan untuk menahan serangan dari Kraton Yogyakarta.

Terdapat parit-parit yang mengelilingi benteng bagian luar, benteng yang berbentuk segi empat ini memiliki sebuah menara pengawas di keempat bagian sudutnya dan menara ini pada saat itu sangat memungkinkan tentara Belanda untuk berjalan berkeliling sambil berjaga-jaga ataupun melepaskan tembakan jika diperlukan. Benteng Vredeburg yang saat ini di fungsikan sebagai museum Benteng Yogyakarta. Selain di fungsikan sebagai museum, benteng ini juga di bisa menjadi wisata sejarah serta menjadi wisata edukasi buat anak keturunan kita.

  • Taman Pintar

Gambar 4. Taman Pintar

Taman Pintar Yogyakarta merupakan tempat wahana wisata edukasi yang terdapat di pusat Kota Jogja. Lokasi wisatanya tepat berada di Jalan Panembahan Senopati No. 1-3, Yogyakarta. Taman ini memiliki banyak arena bermain sekaligus sarana edukasi yang terbagi dalam beberapa zona wilayah.

Di Taman ini, pada khususnya merupakan wahana pendidikan anak usia dini dilengkapi dengan beberapa teknologi interaktif digital serta pemetaan video yang akan memacu imajinasi anak serta ketertarikan mereka terhadap teknologi. dalam beberapa tahun terakhir terdapat sekitar 35 zona dan 3.500 alat peraga permainan yang edukatif.

  • Taman Sari

Gambar 5. Taman Sari

Taman Sari Yogyakarta merupakan situs bekas taman atau kebun istana Keraton Yogyakarta, yang dapat dibandingkan dengan Kebun Raya Bogor sebagai kebun Istana Bogor. Kebun ini dibangun pada zaman Sultan Hamengku Buwono I (HB I) pada tahun 1758-1765. Konon, Taman Sari dibangun di bekas keraton lama, Pesanggrahan Garjitawati, yang didirikan oleh Susuhunan Paku Buwono II sebagai tempat istirahat kereta kuda yang akan pergi ke Imogiri.

Sebagai pimpinan proyek pembangunan Taman Sari ditunjuklah Tumenggung Mangundipuro. Seluruh biaya pembangunan ditanggung oleh Bupati Madiun, Tumenggung Prawirosentiko, besrta seluruh rakyatnya. Oleh karena itu daerah Madiun dibebaskan dari pungutan pajak. Di tengah pembangunan pimpinan proyek diambil alih oleh Pangeran Notokusumo, setelah Mangundipuro mengundurkan diri. Walaupun secara resmi sebagai kebun kerajaan, namun bebrapa bangunan yang ada mengindikasikan Taman Sari berfungsi sebagai benteng pertahanan terakhir jika istana diserang oleh musuh.

Ringkasan
Tempat Wisata di Kota Jogja
Nama Artikel
Tempat Wisata di Kota Jogja
Deskripsi
DIY terkenal juga akan tempat wisatanya yang tersebar di seluruh wilayah yang ada di propinsi ini. Salah satunya tempat wisata yang ada di kota jogja.
Penulis