Oleh-Oleh Khas Jogja

Mencari Oleh-Oleh Khas yang Ada di Jogja

Gambar 1. Oleh-oleh khas Jogja

Kita mungkin sering mendengar istilah oleh-oleh khas jogja? Ada sebagian kecil yang bertanya mengenai apa itu oleh-oleh khas jogja, bagai mana kita bisa mendapatkannya? Serta apa pengertian dari istilah itu sendiri? Sebagian pertanyaan itu sering muncul di benak kita, sebagian bisa menjadi angan-angan yang berterbangan dan sebagian lagi bisa menjadi angan-angan yang terwujud.

Makna Kata “Oleh-oleh khas jogja”

Sebelum kita sama-sama membahas mengenai apa saja oleh-oleh khas yang ada di Jogja, kita bisa memahami dulu makna dari istilah itu sendiri, secara garis besar makna dari istilah “oleh-oleh khas jogja” itu dapat di jabarkan kedalam sesuatu yang berbentuk barang ataupun cinderamata, diperuntukan sebagai hadiah dan pemberian. Barang ataupun cinderamata itu di dapat saat berpergian di suatu daerah dan tidak ada pada daerah lainnya.

Dapat disimpulkan “oleh-oleh khas jogja”merupakan, barang, makanan, ataupunn cideramata yang berasal dari jogja,  kita bisa dapatkan ataupun bisa kita beli di jogja saat berkunjung ataupun berwisata di Jogja, serta diperuntukan sebagai hadiah ataupun pemberian kepada sahabat, keluarga, teman ataupun diberikan kepada orang lain.

Cara untuk mendapatkan “oleh-oleh Khas Jogja”

Sekarang sudah dimudahkan untuk mendapatkan oleh-oleh khas jogjaini, sebab sudah tidak sulit lagi karena sudah tersebar di beberapa pusat perbelanjaan maupun di pasar-pasar yang hampir tersebar di seluruh kawasan wisata yang ada di jogja. Kita bisa memperoleh dan membelinya diantaranya dengan :

  • Mendatangi tempat wisata di Jogja

Saat berkunjung di beberapa kawasan wisata di Jogja, di beberapa lapak / warung yang ada ataupun penjual yang menjajakan makanan yang ada (diantaranya merupakan salah satu masuk kedalam kategori oleh-oleh khas Jogja. Selain itu kalau kita membeli di beberapa kawasan wisata di jogja, untuk lebih baiknya bertanya mengenai harga dulu sebelum kita membayarnya. Apabila kita membeli di tempat wisata jogja, kita bisa memilih dulu rencana yang akan digunakan saat mau membeli dan mencari oleh-oleh khas jogja tersebut.

Baca juga: Tempat Wisata Malioboro selalu Ramai di Kunjungi Banyak Wisatawan

  • Mandatangi pusat perbelanjaan oleh-oleh

Jogja memang sangat indah dann pesona yang ada luar biasa. Apalagi tempat yang menjual oleh-oleh khas jogja. Di pusat perbelanjaan ini banyak pilihan oleh-oleh yang ingin anda bawa pulang, Selain itu, jka sahabat ingin membeli cinderamata dari bahan perak, sahabat bisa mengunjungi daerah Kotagede, sebab disana banyak penjual yang menjajakan kerajinan dari bahan dasar perak selain itu penjualnya juga ramah.

baca juga: Kerajinan perak kotagede

  • Pembelian Secara online

Tahun 2017, sekarang hampir sebagian lebih penduduk yang menggunakan smart phone, mulai dari usia anak hingga dewasa. Terlebih lagi di jaman yang semakin modern ini proses jual beli bisa dilakukan menggunakan media ini juga, kta juga bisa menggunakan akses internet untuk membuat toko yang berbasis online. Sekarang transaksi jual beli banyak  menggunakan media online. Sehingga kita bisa memesan oleh-oleh khas jogja dengan memesan via online, tergantung jauh dekat lokasinya unnuk masakah pembiayaannya.

Macam-macam oleh-oleh khas di Jogja

Ada beberapa jenis makanan maupun Souvenir yang salah satunya merupakan icon yang ada, diantaranya mengenai jenis yang ada:

  • Gudeg Jogja
Gambar 2. Gudeg Jogja

Mungkin tidak asing lagi dengan makanan ini, sebab apabila terlintas kata Jogja, terlintas juga kata “gudeg”. Gudeg ini merupakan makanan khas jogja yang terbuat dari “nangka muda (gori)” atau lebih populer di kalangan masyarakat jogja yaitu “tewel”. Dalam proses pembuatan makanan ini tidak sembarang orang bisa memasak atau membuatnya, sebab dalam proses memasaknya harus penuh kesabaran dan ketenangan sehingga menghasilkan citarasa masakan yang nikmat, di tambah lagi pada proses memasaknya menggunakan cara tradisional yaitu masih menggunakan kayu bakar.

Gudeg (bahasa Jawa gudheg) yang terbuat dari nangka muda yang dimasak menggunakan santan. Perlu waktu berjam-jam untuk membuat masakan ini. Warna coklat yang biasanya dihasilkan oleh daun jati yang dimasak bersamaan. Gudeg dimakan dengan nasi dan disajikan dengan kuah santan kental (areh), ayam kampung, telur, tahu dan sambal goreng krecek.

Dalam berkembangnya, “gudeg” yang dulu hanya “gudeg basah”, kini mempunyai 2 varian jenis yaitu “gudeg basah dan “gudeg kering”. Dulu gudeg hanya bisa dinikamati langsung, kini gudeg juga bisa menjadi cideramata oleh-oleh yang bisa di bawa pulang dan di nikmati bersama keluarga, sebab kini ada varian “gudeg kering” yang praktis dan tahan lama untuk dijadikan oleh-oleh. Kalau mengunjungi Jogja rasanya ada yang kurang kalau belum menikmati makanan yang satu ini, sebab kota jogja merupakan kota gudheg.

Baca Juga : Gudeg Makanan khas sekaligus oleh-oleh jogja

  • Bakpia
Gambar 3. Bakpia Jogja

Jogja merupakan tempat tujuan wisata memiliki banyak makanan khas yang dapat menjadi oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung di kota jogja ini. Banyak sekali alternatif pilihan oleh-oleh yang dapat dipilih, ada juga berupa makanan yang dapat dipilih oleh para wisatawan. Bakpia merupakan salah satu kekayaan kuliner yang dapat diperoleh ketika berkunjung ke Kota Yogyakarta. Melihat latar belakang sejarahnya, Bakpia sebenarnya berasal dari negeri Cina, aslinya bernama Tou Luk Pia yang artinya adalah kue pia (kue) kacang hijau. Bakpia sendiri berbentuk kue dengan kacang hijau di dalamnya. Meskipun demikian, saat ini isi dari Bakpia telah banyak di modifikasi tidak hanya dengan Kacang hijau tetapi dengan bahan lainnya.

Meskipun tampaknya sederhana, namun proses pembuatan Bakpia tidak semudah yang kebanyakan penikmat kuliner pikirkan. Di dalam proses pembuatan Bakpia proses pembuatannya harus ditangani oleh orang yang sudah ahli membuat Bakpia. Proses-proses tersebut meliputi pembuatan bahan, pembentukan, pengkukusan samapai tahap pendinginan yang jika tidak dilakukan dengan benar, kemungkinan besar akan mengalami kegagalan produksi.

Munculnya Bakpia di Yogyakarta tidak terlepas dari sejarah pertama Bakpia di PathukYogyakarta. Bakpia mulai diproduksi di kampung Pathok Yogyakarta, sejak sekitar tahun 1948. Waktu itu masih diperdagangkan secara eceran dikemas dalam besek tanpa label, peminatnya pun masih sangat terbatas. Proses itu berlanjut hingga mengalami perubahan dengan kemasan kertas karton disertai label tempelan.

Baca juga : Bakpia Pathok, Oleh-oleh yang sering di beli wisatawan

  • Coklat Monggo
Gambar 4. Cokelat Monggo

Sejak ditemukan 4000 tahun lalu, cokelat sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Kandungan Flavonoid dalam cokelat, selain menyehatkan juga bisa membawa perasaaan bahagia. Itu mengapa pada akhirnya seorang ahli cokelat Belgia merintis Cokelat Monggo setelah kecewa dengan kualitas cokelat yang tersedia di toko-toko Indonesia.

Dalam perjalanannya Cokelat Monggo mengembangkan varian rasa, dari yang sering kita dengar sampai yang asing sama sekali, seperti: Raisin, Cashew Nuts, Dark, Praline, Caramello, Milk 41% Cocoa, White Chocolate sampai Red Chili, Orange Peel, Macadamia, Ginger, Mango, Marzipan, Strawberry dan Durian. Semuanya terbuat dari premium dark chocolate dengan 100% mentega kakao. 

Produknya dapat kita peroleh di sejumlah toko di seluruh Jogja. Namun, Cokelat Monggo mengajak kita untuk datang langsung ke Showroom & Factory di Kotagede. Parkirnya yang luas, interiornya yang njawani dan etalase penuh cokelat akan membawa pengalaman berkesan dan menyenangkan.

Baca juga : Oleh-oleh cokelat monggo

  • Membeli Souvenir Perak di Kotagede
Gambar 5. Kerajinan perak Kotagede

Kotagede merupakan salah satu kecamatan yang ada di kota Yogyakarta, daerah ini letak nya di sebelah selatan kota Yogyakarta dan berbatasan langsung dengan kabupaten Bantul. Dan merupakan salah satu kecamatan di kota Yogyakarta yang penduduknya mayoritas menjadi penggrajin perak.

Sejak zaman dahulu, penduduk asli Kotagede yang disebut rakyat Kalang memiliki keahlian membuat kerajinan ukiran kayu, perak dan emas, sehingga tidak heran jika kemudian Kotagede menjadi sentra kerajinan perak yang indah dan terkenal luas hingga ke mancanegara. Kini Kotagede bahkan menjadi identik dengan kerajinan perak.

Ratusan warga Kotagede mengantungkan hidupnya dari Kerajinan Perak ini, di sepanjang jalan utama ini berjajar toko-toko yang menjajakan kerajinaan Perak Kotagede. Kata ‘perak’ dan ‘silver’ tertera di kanan-kiri Jalan Kemasan, Jalan Mondorakan, hingga Jalan Tegal-gendu.

Pengrajin Perak di Kotagede terkenal dengan produknya yang unik, halus dan telaten dalam menggarap produk peraknya sehingga menghasilkan karya seni bernilai tinggi. Ratusan jenis kerajinan perak dihasilkan oleh Pengrajin Perak, mulai dari cincin, giwang, bros, miniatur sepeda, becak, andhong, kapal-kapalan dan berbagai hiasan lainnya. Harga jual Kerajinan Perak Kotagede bervariasi mulai dari yang termurah sampai yang termahal, mulai dari harga puluhan ribu sampai puluhan juta tergantung tingkat kerumitan dan banyaknya bahan baku yang di gunakan.

Baca juga : Sejarah kerajinan perak di kotagede

Apabila anda sedang berlibur di sekitar kawasan Yogyakarta bisa sekalian mampir di daerah pengrajin perak Kotagede. Karena disana banyak di jual souvenir khas Yogyakarta yang terbuat dari perak sebagai hadiah keluarga atau sebagai kenang-kenang saat pergi dari Yogyakarta.

Jogja banyak wisata kuliner lainnya yang tersebar di banyak tempat wisata yang ada di jogja, kalau sahabat ada yang tau berbagai macam info mengenai oleh-oleh khas jogja lainnya bisa bersama-sama untuk memajukan pariwisata di jogja kepada kancah nasional maupun ke kancah internasional. Jogja itu Istimewa.

 

Ringkasan
Oleh-Oleh Khas Jogja
Nama Artikel
Oleh-Oleh Khas Jogja
Deskripsi
Secara garis besar makna dari istilah "oleh-oleh khas jogja" itu dapat di jabarkan kedalam sesuatu yang berbentuk barang ataupun cinderamata, diperuntukan sebagai hadiah dan pemberian...
Penulis