museum affandi

Museum Affandi – Foto, Harga Tiket dan Lokasi

Museum Affandi Jogja, Galeri Sang Maestro Seni Rupa

 

Museum Affandi – Objek wisata Yogyakarta identik dengan keindahan wisata alam dan wisata sejarahnya. Hal ini juga berhubungan dengan Jogja yang sering di sebut sebagai Kota pelajar yang banyak di temukan jejak sejarah dari tokoh tokoh besar yang jasa atau karya atau karya nya menjadi legenda di Indonesia. Salah satu nya seperti yang terdapat di Museum Afandi Jogja yang berlokasi di Jl Laksda Adisucipto. Seorang seniman yang menghasilkan karya seni hingga mendunia dan sudah meninggalkan kisah sejarah di dunia seni rupa.

Pelukis ternama yang bernama Affandi Koesoema (Cirebon, Jawa Barat, 1907 – 23 Mei 1990) adalah seorang pelukis yang dikenal sebagai Maestro Seni Lukis Indonesia, salah satu pelukis Indonesia yang paling terkenal di dunia internasional. Berkat gaya ekspresionisnya dan romantisme yang khas yang terlukis disetiap karyanya. Meski sudah lama menutup usia, namun hasil karya seni nya tidak lekang oleh waktu.

baca juga HeHa Sky View Jogja, Harga Tiket Masuk & Lokasi

Hal ini diabadikan dengan dibangunnya sebuah museum yang memamerkan bermacam hasil karya seni beliau dan juga jejak perjalanan hidupnya. Terdapat sekitar 300 karya seni dari Sang Maestro Affandi yang bisa dinikmati oleh para wisatawan. Selain menarik perhatian wisatawan lokal, Museum Affandi ini juga sering di kunjungi oleh wisatawan Mancanegara yang tertarik mempelajari hasil karya seninya. Museum ini sudah berdiri pada tahun 1974 atas ide dari Affandi dan bergaya arsitektur klasik dan modern denangan sentuhan seni langsung dari sang arsitek Affandi.

museum affandi

 

Museum yang memiliki luas 3.500 m² ini memiliki 3 ruang galeri dan 2 studio yang berfungsi untuk ruang pembelajaran seni rupa. Disekitar museum terdapat sebuah bangunan yang dulunya menjadi tempat tinggal Affandi. Dan di kompleks museum itu sendiri terdapat beberapa galeri seni yang dibedakan menjadi :

Galeri 1

Galeri pertama (314,6 m2) dibangun pada tahun 1962 dan dibuka secara resmi pada tahun 1974. Kompleks museum terdiri dari galeri pertama dan rumah Affandi yang dibangun bertahap dan dirancang langsung oleh Affandi. Rumah Affandi dan galeri pertama memiliki bentuk daun pisang. Beliau memilih bentuk ini karena memiliki alasan tertentu. Dulu kakak, adik lelaki termasuk Affandi terkena cacar air dan belum ada vaksin untk mengobati penyakit tersebut. Jadi orang tua beliau menutupi tubuh mereka menggunakan daun pisang agar menjadi dingin dan tidak dikerumuni oleh lalat. Kisah itu yang mengilhami beliau untuk mengadopsi bentuk atap rumah dan museumnya seperti daun pisang.

Saat memasuki Ruang galeri 1,  pengunjung akan di temani pemandu untuk melihat beberapa karya dan juga lukisan dari Affandi. Di ruang galeri pertama ini pengunjung bisa melihat semua lukisan karya Affandi. Dari awal hingga tahun terakhir sebelum beliau wafat. Terdapat juga 2 buah patung berupa potret dirinya yang terbuat dari tanah liat dan semen. Sementara di bagian ujung galeri 1 terdapat salah satu mobil tua Col Gallant produksi tahun 1976 berwarna kuning. Dan di bagian tengah galeri terdapat lemari kaca berharga milik Affandi yang berisi berbagai macam penghargaan beliau di Asia dan juga Eropa.

museum affandi 2

 

Galeri 2

Galeri kedua (315,5 m2) resmi dibuka tahun 1988 yang memiliki dua lantai, lantai pertama adalah ruang pameran dan lantai dua digunakan untuk penyimpanan lukisan. Sebelum sampai di Galeri 2 di sepanjang jalan pengunjung bisa melihat makam dari Affandi dan juga istri beliau Maryati yang dimakamkan di sini. Tetapi lantai kedua dibatasi untuk para pengunjun, karena Galeri ini digunakan sebagai ruang pameran untuk koleksi lukisan Affandi yang dijual dan terdapat juga karya-karya seniman terkenal lainnya, seperti Sudjojono, Hendra Gunawan, Barli, Mochtar Apin, dll. Harga satu lukisan di ruangan ini bisa mencapai 2 hingga 3 milyar. Hal ini karena nilai seni yang dimiliki lukisan tersebut yang sangat luar biasa. Oleh karena itu harap berhati-hati jika berada di area ruang galeri 2 ini. Jangan sampai merusak lukisan.

artikel lain De Mata Trick Eye Museum Jogja

Galeri 3

Galeri ketiga, dibangun oleh yayasan Affandi pada tahun 1999, yang secara resmi dibuka oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X pada Mei Tahun 2000 lalu. Galeri ini dibangun bertujuan untuk memenuhi keinginan terakhir dari Affandi untuk memiliki penyimpanan yang memadai untuk menjaga karya seni dan koleksinya. Berupa bangunan dua lantai, dimana lantai dua digunakan sebagai ruang pemulihan dan ruang bawah tanah sebagai penyimpanan.

Diruangan ini para pengunjung akan menemukan meja dan kursi yang ditata dengan rapi. Dan terdapat LCD TV yang akan memutarkan video yang memiliki durasi sekitar 45 menit. Video ini dibuat sekitar tahun 80-an ketika Affandi masih hidup. Selain itu di galeri III akan banyak kita temui lukisan karya Maryati dan Kartika serta Rubiyem, istri kedua Affandi. 

Fasilitas di Museum Affandi

Di museum ini juga terdapat bermacam fasilitas yang bisa digunakan oleh para pengunjung. Terdapat musholla di samping cafe yang cukup unik. Musholla ini terbuat dari gerobak sapi yang cukup besar yang dulu sering digunakan sebagai tempat tidur Maryati disiang hari. Sekarang, gerobak tersebut di modifikasi pihak Museum menjadi sebuah ruangan yang dilengkapi dengan dapur dan kamar mandi.

Memiliki fasilitas studio seni Gajah Wong untuk pengunjung yang menginginkan pelatihan cara melukis secara rutin. Di dekat sungai Gajah Wong, terdapat cafe yang menyajikan banyak jenis makanan dan minuman.

museum affandi 1

 

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Museum Affandi

Museum Affandi hanya buka pada hari Senin sampai Sabtu mulai pukul 09.00 sampai 16.00 WIB. Dan tidak buka  pada hari MInggu dan Tanggal Merah.

Harga tiket masuk Museum.

  • Wisatawan Domestik Rp 25.000 (free Softdrink & Souvenir)
  • Wisatawan Mancanegara Rp 50.000 (free Softdrink)
  • Membawa Kamera Rp 20.000
  • Membawa Kamera Handphone Rp 10.000

baca artikel lain Pinus Pengger Bantul, Lokasi dan Harga Tiket

Lokasi Museum Affandi

Museum Affandi beralamat di Jl. Laksda Adisucipto No.167, Papringan, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasi museum ini sangat strategis dan mudah diakses sehingga cocok untuk anda yang sedang berlibur di Jogja dan mencari sebuah objek wisata edukasi yang tidak jauh dari pusat kota Yogyakarta.

Lokasi lengkapnya cek via Google Map berikut.