Menikmati Makanan Tiwul Gunung kidul

5 (100%) 1 vote

Menikmati Makanan Tiwul Gunung kidul Saat jalan-jalan menghabiskan akhir pekan di pantai baron guna melepas kepentan yang ada. Kami mengunjungi pantai ini secara rombongan, yang membuat kami takjup di pantai ini adalah ata muara pertemuan antara sungai bawah tanah dengan lautan. Jadi pantai ini sungguh indah untuk di kunjungi. Tanpa di sadari kami asik bermain saampai matahari sudah menjulang tinggi, Maklum kami datang ke pantai ini sudah dari pagi hari. Rasanya perutnya sudah tidak kompromi lagi. Lalu kami mencari makanan yang bisa mengganjal rasa lapar ini.

Singkat cerita kami mulai berunding mengenai makanan apa yang berniat ingin dibeli. Satu persatu dari kami mengusulkan makanan diantaranya bakpia, ada yang bilang nasi goreng, mie instan, dan tiwul. Terus kami berhenti sejenak sebab teman kami ada yang mengusulkan tiwul yang begitu tidak asing dan jarang menjumpainya. Diantara kami ada yang bilang’ “wah wis suwe ya ra mangan tiwul, kiro-kiro terakhir kapan ya mangan tiwul ?“, lalu kami berembuk dan sepakat mencari tiwul, mumpung di gunungkidul.

Mungkin sebagian pembaca mengenai salah satu makanan ini, mungkin agak asing mengenai kata tiwul. Mungkin banyak pertanyaan- pertanyaan yang mau dilontarkan. Mungkin disini boleh kita review sediit mengenai tiwul. Tiwul merupakan makanan tradisional yang berasal dari kabupaten Gunungkidul. Makanan ini terbuat dari sejenis umbi jalar(singkong). Makanan ini sangat enak dan dapat berfungsi sebagai pengganti nasi. Sudah dari dulu warga yang hidup di Gunungkidul mengkonsumsi makanan ini, dikarenakan bahan bakunya mudah di dapat.

Setelah berjalan dan mendapatkan tiwul, lalu kami menyantapnya dengan sambil bercengkrama dan bercerita. Sungguh enak makanan ini dinikmati sambil berwisata di pantai baron. Mungkin temen-temen mau mencoba makanan ini, mungkin temen-temen akan ketagihan dengan nikmatnya  makanan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*